Latest News

Tips Cara Merawat Motor Injeksi

Cara Merawat Motor Injeksi

Seiring makin populernya "motor-motor" dengan [Kelebihan Motor Injeksi] maka auto pocket akan membagi tips singkat tentang perawatan serta penanganan sistem injeksi pada "motor injeksi" : 



1. Bahan bakar serta pengabutan injector. 

Ujung [nozzle injector] yang terdiri dari sebagian lubang berukuran amat kecil yang halus tersebut mesti terus terjaga kebersihannya supaya pengabutan bensin terus prima. 

Untuk melindungi kebersihan [nozzle injector] di antaranya dapat dengan mencampurkan additive fuel conditioner pada bensin dengan teratur dengan dosis perawatan ( dosis minimum ), yang mana kami anjurkan untuk memakai "Additive" yang memiliki kandungan bahan basic pea ( polyetheramine ) dikarenakan efektivitas zat pea dan dampak sampingnya yang amat kecil. ( info bahan additive umumnya tertulis pada label belakang botol "additive" atau pada msds-nya ). 


2. "Pompa bahan bakar elektrik" ( electric fuel pump / efp ). 

Sistem injeksi efi memerlukan tekanan lebih kurang 4 - 5 bar pada fuel rail yang di mana tekanan tersebut dihasilkan oleh "pompa bahan bakar elektrik" pada tangki bensin ( electric fuel pump / efp ). 

Keawetan efp ini amat bergantung oleh mutu bahan bakar / kebersihan saringan dekat motor pompa yang terdapat didalam tangki ( fuel screen ). 

Bila anda memakai bahan bakar dengan mutu yang tidak pasti maka auto pocket merekomendasikan supaya fuel screen serta tangki di check / dibersihkan dengan berkala, dikarenakan fuel screen yang penuh endapan dapat bikin kerja efp jadi lebih berat. 

Pemakaian additive berkwalitas ( memiliki bahan basic pea + memiliki kandungan zat pelumas ) dengan dosis perawatan dapat menolong melindungi keawetan efp. 

Bila motor injeksi anda memakai filter bensin di jalur pada tangki serta fuel rail, maka periksa / bersihkan filter besin tiap-tiap 20. 000 km sekali atau ubah bila telah mampat, dikarenakan filter bensin mampat akan membebani kerja efp dan bikin pengabutan di injector jadi kurang maksimal. 


3. Mass airflow sensor ( maf ) serta free flow air filter. 

Untuk motor-motor injeksi yang memakai maf sensor, ingin pelajari dengan seksama terlebih dulu bila anda merencanakan memakai saringan hawa free flow jenis cotton gauze atau jenis spons yang diberi oli. 

Bila mekanisme aliran hawa tidak hingga menghisap partikel-partikel oli pada saringan hawa maka dapat dipakai, namun bila aliran hisapan hawa amat kuat hingga partikel oli terhisap maka partikel oli berisiko melekat pada kawat halus maf sensor yang selanjutnya dapat mengacaukan pembacaan maf sensor. 

Juga janganlah dulu mengendarai motor tanpa saringan hawa, dipastikan maf sensor dapat segera terkontaminasi debu / kotoran serta mengacaukan pembacaan maf sensor. 

Maf sensor berperan untuk mengukur debit hawa yang masuk ke mesin dengan mekanisme pergantian tahanan listrik pada kawat halus yang dikarenakan pergantian suhu kawat disebabkan volume aliran hawa. variasi pergantian tahanan listrik ini yang dibaca oleh ecu. 


4. Knock sensor serta optimalisasi kinerja mesin. 

Spesial untuk motor-motor injeksi yang dilengkapi knock sensor layaknya halnya honda cbr 150 r, maka ecu dapat senantiasa mengoptimalkan timing pengapian cocok bacaan knock sensor serta umumnya ecu mempunyai kekuatan untuk adaptasi ( learning mode ). 

Bila contohnya anda ganti kandungan oktan bensin dari 92 ke 95 serta lantas tidak merasa pergantian yang bermakna, maka anda bisa lakukan reset ecu dengan langkah melepas terminal negative aki sepanjang 3 detik serta lantas dipasang kembali. 

Perihal ini juga bisa dikerjakan bila anda ganti kandungan oktan dari 95 ke 92. 


5. Prosedur apabila memeriksa sensor-sensor pada mesin. 

Motor injeksi mempunyai sebagian sensor layaknya tps ( throttle position sensor ) / maf ( mass airflow ) / map ( manifold absolute pressure ) / iat ( intake air temperature ) / ca ( crank angle sensor ) / ks ( knock sensor ) / coolant temp sensor ( untuk motor dengan radiator ) / o2 sensor ( untuk manajemen injeksi sistem closed loop ). 

Lain sistem manajemen mesin barangkali tidak sama juga type sensor yang dipakai, namun satu perihal yang mutlak bilamana anda pingin mencabut soket di antara sensor-sensor vital tersebut maka non-aktifkan kelistrikan terlebih dulu dengan melepas terminal negative aki, serta terminal aki baru dipasang kembali sesudah soket sensor terpasang kembali. 


6. Membersihkan mesin. 

Bila pingin membersihkan mesin motor injeksi maka baiknya soket-soket kelistrikan dibungkus terlebih dulu serta jauhi menyemprot air segera mengarah ke soket-soket tersebut. 

Setelah pencucian selesai maka keringkan mesin dengan pertolongan hawa kompressor hingga betul-betul kering. 


Selamat nikmati motor injeksi anda !
advertisement

author

Written by :

Hi... Saya Erick Julian berasal dari Jayapura yang sekarang sedang melanjutkan Study di salah satu Universitas di Bandung, Jawa Barat. Keseharian saya didepan komputer ngutak-ngatik sana-sini sampai program semua jadi error... :p Hehehe Namanya juga Hobby, sampai rusak pun komputer tak jadi masalah. Yang terpenting adalah agar kita tahu akan tentang dunia Teknologi Informasi. Salam hangat buat kalian semua sobat blogger ! Terimakasih sudah berkunjung di blog ini...

0 Response to "Tips Cara Merawat Motor Injeksi"

Terimakasih Atas Kunjungan Anda
Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Anda !

No Spam !!!!!