Melihat Kondisi Mesin Melalui Busi

Melihat Kondisi Mesin Melalui Busi - Pasti anda pengamat otomotif bertanya-tanya. Kenapa melihat kondisi mesin harus melalui busi. Apa tidak ada cara lain, seperti mengecek mesin langsung atau bagian komponen lainnya. 

                                       kondisi-mesin-pada-busi

Itu karena Busi adalah suatu suku cadang yang dipasang pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektroda pada ruang bakar. Busi dipasang untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston. Percikan busi berupa percikan elektrik. Pada bagian tengah busi terdapat elektroda yang dihubungkan dengan kabel ke koil pengapian (ignition coil) di luar busi, dan dengan ground pada bagian bawah busi, membentuk suatu celah percikandi dalam silinder. Hak paten untuk busi diberikan secara terpisah kepada Nikola Tesla, Richard Simms, dan Robert Bosch. Karl Benz juga merupakansalah satu yang dianggap sebagai perancang busi.

Berikut ini adalah penjelasan warna yg terdapat pada busi mobil anda :

  1. Coklat agak keabu-abuan. Ini berarti busi bekerja dengan normal namun telah mendekati batas usia pemakaian. Sebaiknya segera ganti baru.
  2. Kekuning-kuningan. Mesin mengalami overheat, sehingga suhu dan tekanan pada mesin naik secara drastis. Sebaiknya lakukan pengecekan sistem pendingin mesin seperi cairan pendingin, radiator, selang-selang, dsb.
  3. Kemerahan. Ini menandakan lapisan elektroda telah terkelupas akibat mesin mengalami overheat. Lakukan pemeriksaan pada sistem pendingin mesin.
  4. Gosong. Terdapat timbunan kerak dan elektrodanya gosong. Ini berarti setelah bahan bakar tidak benar. Periksa saluran suplai bensin dan sistem kelistrikan lainnya.
  5. Meleleh. Elektroda meleleh dan terlihat gosong akibat busi mengalami pemanasan yang salah. Terjadi kebocoran pada komponen mesin yang menyebabkan pelumas turut terbakar di ruang mesin.
  6. Kerak Tebal. Timbunan kerak tebal disebabkan oleh pemakaian bahan bakar yang buruk. Dapat juga diakibatkan karena kebocoroan pada sil di klep yang membuat pelumas merembes hingga ke busi.
  7. Basah. Terdapat sisa pelumas pada elektroda dan kepala busi, mesin mengalami detonasi atau ngelitik. Lakukan pemeriksaan timing pengapian atau gunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin.
  8. Bengkok. Elektroda menempel pada kepala busi akibat dihantam oleh piston. Segera lakukan pemeriksaan kompenen internal mesin.
Semoga tips Melihat Kondisi Mesin Melalui Busi, bermanfaat untuk yang membaca artikel ini
advertisement

Bagikan ke

Di Posting Oleh :

Hi... Saya Ratih Indriati berasal dari Ciamis yang sekarang sedang melanjutkan Study (S2) di salah satu Universitas di Jayapura, Papua. Bukan hanya itu, saya bekerja di salah satu instansi IPDN Kampus Papua bagian Akademik. Selingan untuk mengisi waktu kosong, saya menyalurkan hobby saya melalui blog. Salam hangat buat kalian semua sobat blogger ! Terimakasih sudah berkunjung di blog ini...

0 Response

Terimakasih Atas Kunjungan Anda
Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Anda !

No Spam and No Live Link !!!

© 2013 - 2017 Auto Pocket - All Rights Reserved - Protected by DMCA
Scroll to top