Auto Pocket

follow us

Hal-Hal yang Mempengaruhi Konsumsi BBM pada Kendaraan

Konsumsi BBM pada Kendaraan

Melanjutkan dari Tips Mengemudi Hemat BBM, saat ini saya membagi tips menyangkut perihal yang merubah efisiensi bbm pada kendaraan yang kita punyai. 

perihal yang kelihatannya tampak sepele namun nyatanya berimplikasi pada efisiensi bbm mobil kita : 

1. velg serta ban yang tidak standard. 

pemakaian velg dengan diameter semakin besar dan ban dengan telapak yang lebih lebar dari standard dapat punya pengaruh pada mengonsumsi bbm. 

demikianlah juga tekanan ban yang dibawah standard. 


2. endapan karbon di area bakar serta kepala katup ( mesin bensin ). 

pada mesin bensin umumnya endapan pada area bakar mulai berlangsung sejak menginjak 35. 000 km atau dapat lebih cepat bila bbm yang dipakai berkwalitas rendah. 

endapan kerak karbon yang tidak tipis pada kepala katup intake bisa mengganggu sistem pembakaran dikarenakan endapan bekerja layaknya spons di mana dia dapat menyerap serta melepas uap bensin dengan tidak termonitor. 

karenanya butuh sistem pembersihan dengan obat pembersih kerak karbon. 


3. situasi saringan hawa yang kotor. 


4. situasi rem yang kurang terurus di mana komponen rem contohnya alami macet mudah atau setelan rem tromol yang terlampau dekat / menghimpit drum. 


5. pelumas mesin berkwalitas rendah, atau sae terlampau kental atau volume pelumas melebihi batas full ( dapat dibicarakan pada artikel selanjutnya ). 


6. situasi maf ( mass airflow sensor ) yang kotor. maf sensor biasanya ada pada mobil-mobil modern dengan letak sensor pada saluran dekat saringan hawa. 


7. situasi bearing-bearing di lebih kurang tempat puli mesin, bila ada bearing yang mulai alami kemacetan contohnya. 


8. saluran freon ac yang mulai mampat. bila ac tidak terurus serta komponen receiver dryer telah amat kotor maka kerja kompressor ac dapat lebih berat serta dapat membebani mesin. 


9. situasi busi. 

celah busi yang tidak pas disebabkan elektroda aus dapat merubah mutu pembakaran di area bakar. team apg merekomendasikan celah busi diukur dengan pas, baik pada busi baru serta tiap-tiap kelipatan 10. 000-15. 000 km dengan feeler gauge spesial busi. ( spesial busi dengan elektroda jenis konvensional ) 


10. idle berkelanjutan. 

idle berkelanjutan waktu memanaskan mesin / parkir menanti turut menambah jumlah bbm yang dibakar. untuk mobil-mobil modern memanaskan mesin cukup 1 menit serta cepatlah jalur perlahan hingga jarum suhu mesin diatas garis c atau 5 menit untuk mobil tanpa indikator suhu mesin serta lantas mengemudi normal. 


11. endapan pada sistem injeksi bahan bakar ( mesin bensin serta diesel ). 

ada endapan pada injector / nozzle bikin pengabutan jadi tidak prima, karenanya butuh dikerjakan purging dengan obat spesial supaya sistem injeksi bersih kembali. 
untuk mesin diesel purging bisa dikerjakan pada 20-30 ribu km sekali.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar