Auto Pocket

follow us

Wisata Napak Tilas Semarang, Klentheng Sam Poo Kong

Jika Anda ingin berwisata yang sedikit berbeda, dimana Anda ingin berwisata sekaligus ingin mengenal sejarah yang terjadi di suatu daerah, tak ada salahnya Anda melirik sebuah tujuan wisata di Semarang yang cukup terkenal yaitu wisata religi Klentheng Sam Poo Kong, atau dikenal juga dengan sebutan Gedung Batu. Lebih tepatnya lokasi wisata ini terletak di kota Semarang, ibu kota propinsi Jawa Tengah.

Sejarah – Berwisata ke Klentheng Sam Poo Kong sekarang ini sudah bukan hanya monopoli penganut Tri Darma, tetapi sudah mulai dilirik dam dikunjungi oleh para wisatawan yang beragama maupun pengaruh pada perkembangan kebudayaan serta kerukunan antar umat agama lain di kota Semarang ini. Mengulas sejarah awal Klentheng Sam Poo Kong ini, dimulai dengan kedatangan Laksamana Cheng Ho yang berasal dari Tiongkok, yang saat itu berlayar, dengan sebuah misi damai, yaitu saat mengunjungi kerajaan kerajaan di daerah daerah yang disinggahinya. Ketika sedang melintas di sekitar Laut Jawa, salah seorang anak buah kapal terserang sakit keras, sehingga memaksa Laksaman Cheng Ho untuk berlabuh di daerah Simongan Semarang. Saat itu panglima ini menemukan sebuah gua yang kemudian diputuskan digunakan untuk mengobati anak buahnya yang sakit tadi, sekaligus untuk bersembahyang. Laksamana Cheng Ho pun berlayar kembali ke Tiongkok. Awak kapal yang sakit keras tadi, ternyata akhirnya menikah dengan wanita daerah Simongan setempat, dan hidup bertani. Sebuah patung dibangun oleh awak kapal itu di dalam gua itu, sebagai penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho, hingga kemudian ia meninggal dunia. Selanjutnya para etnis cina di seputar daerah itu mendirikan sebuah klentheng yang diberi nama Klentheng Sam Poo Kong.

wisata-klentheng-sam-poo-kong-napak-tilas

Ulasan Lokasi – Dengan luas lebih dari 1000 meter persegi, Anda akan merasa seperti berada di sebuah daerah di negeri Cina, karena dominasi warna merah yang memenuhi hampir seluruh area tersebut ditambah bau dupa hio yang terasa cukup menyengat hidung. Area klentheng ini sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian plasa serta bangunan dari klentheng itu sendiri. Anda dapat menemukan sebuah patung raksasa dari Laksmana Cheng Ho yang terbuat dari perunggu dengan tubuh yang menjulang setinggi 10,7 meter di area plasa. Konon kabarnya patung itu dibuat langsung di Tiongkok dan merupakan patung perunggu tertinggi se Asia Tenggara. Jika Anda menengok ke sebelah utara, maka akan terlihat berjejer rapi para patung dewa yang merupakan mitologi Cina. Sedangkan jika Anda menengok ke sebelah selatan maka akan terlihat sebuah bangunan megah dari sebuah gerbang raksasa yang berwarna merah menyala sehingga akan benar benar menambah kesan seolah-olah Anda sedang berada di Cina.

Tempat wisata semarang Klentheng ini sebenarnya terdiri dari 4 klentheng dengan nama Klenteng Dewi Laut, Klentheng Dewa Bumi, Klentheng Kyai Juru Mudi serta klentheng Sam Poo Kong. Di sebelah belakang Klentheng besar terdapat sebuah Gua Gedung Batu yang konon terdapat sebuah mata air yang tak pernah kering sekalipun di musim kemarau.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar